Kemulian Hadramaut, Bumi Sejuta Wali

Hadramaut, Bumi Sejuta Wali



Hadramaut, Bumi Sejuta Wali
Penyusun: Ahmad Imron & Syamsul Hary
Penyunting: Abdurrahman Baraqbah
Cahaya Ilmu Publisher & Duta Mustafa Press, Surabaya
RM37.90 – Stock 04

RasuluLlah shallALlahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Datang kepada kalian penduduk Yaman, mereka lebih ramah perasaannya dan lebih lembut hatinya, dogma yaitu pada penduduk Yaman, dan hikmah kemuliaan ada pada penduduk Yaman .”
(Shahih Al Bukhari)

Yaman sebuah negara di Jazirah Arab, terletak di Asia Barat Daya, tepatnya di bab Timur Tengah. Negeri Yaman tak absurd lagi di indera pendengaran kaum muslimin Indonesia. Terutama kota Hadramaut dan Tarimnya. Selain populer kentalnya dengan budaya keIslamannya, negeri tersebut mempunyai banyak madrasah yang menjadi daerah tujuan bagi para pelajar dari luar negeri. Saat ini negeri muslimin terbesar di dunia yaitu Indonesia, dan membawa Islam ke Indonesia yaitu kebanyakan dari negeri Yaman yang populer dengan Negeri Seribu Walinya.

Akhir-akhir ini, silaturrahim antara Indonesia dan Yaman terutama Hadramaut terajut kian hangat dan mesra. Tingginya intesitas kedatangan ulama-ulama Hadarim -seperti Habib Umar bin Hafidz, Habib Salim as-Syathiri, Habib Zain bin Sumaith serta yang lainnya-seolah kian mendekatkan kedua negeri itu. Bahkan Habib Umar bin Hafidz dijadwalkan tiba ke Indonesia setiap tahun. Beberapa ulama tanah air juga kerap mengikuti ziarah Nabi Hud AS. dan ziarah Tarim di bula Sya’ban. Gejala ini sungguh positif, Hadramaut dan Indonesia yaitu dua saudara sekandung yang tak dapat terpisahkan. Beberapa tahun belakangan ini, negeri Hadramaut menjadi buah bibir di tengah masyarakat muslim.

Banyak orang bertanya-tanya, negeri macam apakah Hadramaut itu? Bagaimanakah kehidupan orang-orang di negeri yang disebut-sebut sebagai daerah persamayaman para wali itu? Mengapa Rasul SAW hingga memuji penduduk Yaman?


sumber : http://pondokhabib.wordpress.com/2010/11/23/hadramaut-bumi-sejuta-wali/

Sumber http://tarekataulia.blogspot.com/

Comments